PAI dan Budi Pekerti SD: Kelas 1

Welcome

Selamat Berkunjung di Blog PAI dan Budi Pekerti SD

Materi PAI dan Budi Pekerti SD

Selamat Membaca, Semoga Bermanfaat

Tampilkan postingan dengan label Kelas 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelas 1. Tampilkan semua postingan

Tujuan Pembelajaran

1. meyakini adanya nabi dan rasul;

2. membiasakan perilaku sederhana;

3. menjelaskan pengertian nabi dan rasul dengan benar;

4. membedakan antara nabi dan rasul dengan jelas;

5. menyebutkan nama 25 nabi dan rasul dengan benar;

6. menjelaskan pengertian mukjizat dengan benar;

7. menyebutkan salah satu mukjizat nabi dan rasul dengan benar; dan

8. menjelaskan perilaku sederhana nabi dan rasul dengan benar.


Pendalaman Materi
A. Mengenal Nabi dan Rasul
Rukun Iman yang keempat adalah percaya kepada rasul-rasul Allah Swt. Iman kepada rasul-rasul Allah ialah mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah Swt mengutus para rasulNya. Nabi dan Rasul diberi wahyu oleh Allah Swt untuk disampaikan kepada umat manusia.
Tugas Nabi dan Rasul :
1. Mengajak manusia menyembah Allah Swt.
2. Membimbing manusia agar selamat dan Bahagia di dunia dan akhirat.
Ada perbedaan antara nabi dan rasul, yakni sebagai berikut
Nabi menerima wahyu untuk dirinya sendiri.
Nabi tidak wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya.
Rasul wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya.
Seorang nabi belum tentu dia seorang rasul.
Seorang rasul sudah tentu dia adalah seorang nabi.

B. 25 Nabi dan Rasul
Jumlah nabi dan rasul banyak sekali namun yang wajib diketahui ada 25 orang.
1. Nabi Adam a.s.
2. Nabi Idris a.s.
3. Nabi Nuh a.s.
4. Nabi Hud a.s.
5. Nabi Saleh a.s.
6. Nabi Ibrahim a.s
7. Nabi Luth a.s.
8. Nabi Ismail a.s.
9. Nabi Ishaq a.s.
10. Nabi Yakub a.s.
11. Nabi Yusuf a.s.
12. Nabi Ayyub a.s.
13. Nabi Syuáib a.s.
14. Nabi Musa a.s.
15. Nabi Harun a.s.
16. Nabi Zulkifli a.s.
17. Nabi Daud a.s.
18. Nabi Sulaiman a.s.
19. Nabi Ilyas a.s.
20. Nabi Ilyasa a.s.
21. Nabi Yunus a.s.
22. Nabi Zakaria a.s.
23. Nabi Yahya a.s.
24. Nabi Isa a.s.
25. Nabi Muhammad saw.
 Keterangan : 
- a.s. singkatan dari alaihis salam
- saw. singkatan dari salallahu álaihi wassalam
Ada 5 rasul yang mendapat gelar ulul azmi. Ulul azmi berarti para rasul yang memiliki ketabahan yang luar biasa.
Rasul ulul azmi adalah
a. Nabi Nuh a.s
b. Nabi Ibrahim
c. Nabi Musa a.s
d. Nabi Isa a.s
e. Nabi Muhammad saw.

C. Mukjizat Nabi dan Rasul
Nabi dan Rasul memiliki mukjizat.
Mukjizat diberikan Allah Swt.
Mukjizat adalah kejadian luar biasa yang menunjukkan bukti kenabian.
Berikut beberapa mukjizat Nabi dan Rasul
1. Nabi Nuh a.s
Nabi Nuh a.s.  adalah rasul ketiga setelah Nabi Adam a.s.  dan Nabi Idris a.s. Nabi Nuh diberi mukjizat mampu membuat perahu besar. Perahu besar untuk menyelamatkan umatnya yang taat dari azab banjir besar yang membinasakan kaum Armenia.
2. Nabi Ibrahim a.s
Nabi Ibrahim a.s.  keturunan Bani Israel.
Nabi Ibrahim a.s.  lahir di Babilonia
Ayahnya bernama Azar, seorang pembuat berhala.
Nabi Ibrahim a.s.  berseteru dengan Raja Namrud, sehingga dibakar dalam api unggun. Namun, Allah menyelamatkan Nabi Ibrahim a.s.  Jadi mukjizatnya ialah tidak hangus dalam api ketika dibakar hidup-hidup.
Banyak keturunan Nabi Ibrahim a.s.  yang menjadi nabi. Oleh karenanya, Nabi Ibrahim a.s.  diberi gelar Abul anbiya’. Abul Anbiya’adalah bapaknya para nabi.
3. Nabi Musa a.s
Nabi Musa a.s.  menghadapi Raja Firáun yang zalim. Raja Firáun menganggap dirinya sebagai tuhan. Nabi Musa a.s.  diberi Allah mukjizat berupa tongkat yang bisa berubah menjadi ular besar. Tongkatnya juga bisa membelah Laut Merah menjadi daratan.
4. Nabi Isa a.s
Nabi Isa a.s.  diberi Allah mukjizat bisa menghidupkan burung yang sudah mati.
Nabi Isa a.s.  diberi Allah mukjizat bisa menyembuhkan orang yang sakit.
5. Nabi Muhammad saw
Nabi Muhammad saw.  diberi mukjizat pada peristiwa Isra’ Mi’raj. Nabi Muhammad saw.   menerima wahyu Al Qurán
Al-Qurán mukjizat terbesar Nabi Muhammad saw.

D. Perilaku sederhana Nabi dan Rasul
1. Pengertian Hidup Sederhana
Nabi dan rasul selalu hidup sederhana. Sederhana artinya tidak berlebihan. Maksudnya tidak berlebihan dalam pembicaraan, makan dan minum, berperilaku, berpakaian, bermain, dan lain-lain.
Hidup sederhana adalah menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan. Hidup sederhana disebut qanaáh. Hidup sederhana dianjurkan Islam. Karena itu, kita harus hidup sederhana.
2. Cara Hidup Sederhana
Hidup sederhana dengan cara berhemat. Hemat adalah sikap hati-hati dan teliti. Kita harus hemat menggunakan uang jajan. Uang jajannya disisihkan untuk ditabung. Uang jajannya juga disisihkan untuk sedekah. 
Lawan hemat adalah boros. Boros adalah menggunakan sesuatu secara berlebihan yang kurang bermanfaat. Islam melarang hidup berfoya-foya dan boros. Orang yang boros temannya setan.
Sederhana tidak sama dengan kikir. Kikir sama dengan pelit. Orang kikir malas membantu sesame, walaupun ia mampu. Allah tidak menyukai orang yang kikir lagi sombong.
3. Membiasakan Hidup Sederhana
Berikut cara membiasakan hidup sederhana.
a. Jauhkan sifat berlebihan.
b. Tumbuhkan sikap kasih sayang.
c. Yakin bahwa Allah menyukai kesederhanaan.
d. Selalu berdoa untuk berperilaku sederhana.
e. Mulailah dari sekarang berperilaku sederhana.
4. Keuntungan Hidup Sederhana
Berikut keuntungan hidup sederhana
a. Terhindar dari sifat rakus;
b. Disenangi banyak teman;
c. Akan dihormati orang lain;
d. Diangkatnya derajat oleh Allah;
e. Terhindari dari sifat sombong;
f. Hatinya selalu tenang dan tenteram; dan
g. Hartanya menjadi berkah.



Tujuan Pembelajaran

1. mempercayai rukun Islam;

2. menyayangi ayah dan bunda;

3. Menyebutkan arti rukun Islam dengan benar;

4. menyebutkan macam-macam rukun islam dengan benar;

5. menghafal lima rukun Islam dengan lancar;

6. melafalkan dua kalimat syahadat dengan lancar;

7. mengartikan dua kalimat syahadat dengan tepat;

8. menyanyikan lagu dengan syair syahadatain beserta artinya dengan lancar; dan

9. menggambar ilusrasi “jalan kereta dan stasiun” rukun Islam dengan baik.


Pendalaman Materi

A. Mengerti Rukun Islam
Islam itu agama yang benar.
Islam juga agama yang diridai Allah Swt.
Sebagai orang Islam yang baik, selain beriman juga harus mengenal ajaran Islam dengan baik.
Ajaran Islam terangkum dalam rukun Islam.
Rukun artinya pokok-pokok ajaran Islam.’
Islam artinya selamat sejahtera.
Rukun Islam artinya pokok-pokok yang harus dikerjakan.
Rukun Islam harus dilaksanakan oleh setiap umat Islam.
Rukun Islam ada lima, yaitu :
1. Mengucap dua kalimat syahadat atau syahadatain.
2. Mendirikan salat.
3. Menunaikan zakat.
4. Berpuasa pada bulan Ramadan.
5. Menunaikah ibadah haji bagi yang mampu.

B. Mengenal Dua Kalimat Syahadat
1. Dua Kalimat Syahadat
Rukun Islam yang pertama adalah membaca dua kalimat syahadat. Syahadat artinya persaksian. Orang yang masuk Islam harus membaca syahadat. Misalnya, temanmu nonmuslim ingin masuk Islam.
Teman itu harus mengucapkan syahadatain. Setelah itu, ia resmi menjadi muslim.
Syahadatain harus dibaca setiap kali salat. Dibaca pada saat tahiyat.
Syahadat ada dua, yaitu syahadat tauhid dan syahadat rasul. Dua kalimat syahadat disebut syahadatain. Syahadatain artinya dua persaksian.
a. Syahadat Tauhid
Lafal syahadat tauhid sebagai berikut.
Asyhadu alla illaha illallah
Artinya : “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah.”
Syahadat tauhid menyatakan tidak ada Tuhan selain Allah.
Hanya Allah Swt yang wajib disembah. Menyembah selain Allah Swt mendapat dosa. Berdoa dengan membaca syahadat.
b. Syahadat Rasul
Lafal syahadat rasul sebagai berikut.
Wa asyhadu anna muhammadar Rasulullah
Artinya : “Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”
Nabi Muhammad saw adalah uswatun hasanah. Uswatun hasanah adalah suri teladan yang baik. Kita meneladani perilaku Nabi Muhammad saw.
2. Mengartikan Dua Kalimat Syahadat
Bunyi dua kalimat syahadat sebagai berikut.


C. Aku Anak Muslim
Oramg yang beragama Islam disebut muslim. Ia wajib melaksanakan rukun Islam. Setelah membaca dua kalimat syahadat, maka harus melaksanakan rukun Islam yang lain. Seperti menjalankan salat, puasa, zakat, dan ibadah haji bagi yang mampu.
1. Menjalankan Salat
Salat adalah rukun Islam kedua.
Mengerjakan salat hukumnya wajib bagi yang sudah balig dan berakal.
Balig artinya cukup umur.
Berakal artinya sehat pikiran, tidak gila atau hilang akal.
Salat artinya doa.
Karena dalam salat banyak doa.
Doa mohon ampun, rahmat dan rezeki.
Mengerjakan salat sebaiknya berjamaah.
Salat dengan berjamaah pahalanya lebih banyak daripada sendiri.
Salat wajib ada lima waktu, yaitu zuhur, asar, magrib, isya’, dan subuh,
a. Salat zuhur dilaksanakan siang hari.
Salat zuhur dilaksanakan empat rakaat.
b. Salat asar dilaksanakan sore hari.
Salat asar dilaksanakan empat rakat.
c. Salat magrib dilaksanakan senja hari.
Salat magrib dilaksanakan tiga rakat.
d. Salat isya dilaksanakan menjelang malam.
Salat isya dilaksanakan empat rakaat.
e. Salat subuh dilaksanakan menjelang pagi.
Salat subuh dilaksanakan dua rakat.
2. Membayar Zakat
Zakat adalah rukun Islam ketiga.
Zakat artinya mengeluarkan sebagian harta.
Zakat juga berarti bersih.
Maksudnya, membersihkan harta dari perbuatan dosa.
Zakat diberikan orang mampu kepada fakir dan miskin.
Zakat dapat diberikan langsung atau melalui panitia zakat.
Panitia zakat disebut amil.
Zakat ada dua macam, yaitu zakat fitrah dan zakat mal.
a. Zakat fitrah
Zakat fitrah artinya zakat diri.
Zakat fitrah dibayarkan pada bulan Ramadan.
Zakat fitrah berupa makanan pokok.
Contohnya beras, kurma, dan gandum.
b. Zakat mal
Zakat mal artinya zakat harta.
Zakat mal untuk membersihkan harta dari perbuatan dosa.
Zakat mal dibayar apabila sudah memenuhi nisab.
Nisab artinya cukup atau batas jumlah.
3. Menjalankan Puasa
Puasa adalah rukun Islam keempat.
Puasa artinya menahan diri dari makan minum dan segala sesuatu yang membatalkannya.
Puasa Ramadan wajib hukumnya.
Puasa Ramadan dilakukan sebulan penuh.
Puasa Ramadan dimulai terbit Fajar (subuh) sampai matahari terbenam.
Puasa melatih kesabaran dan menahan lapar serta dahaga.
Dengan puasa kita bisa merasakan penderitaan orang yang kekurangan makanan.
4. Ibadah Haji Bagi yang Mampu
Ibadah haji adalah rukun Islam kelima.
Ibadah haji dilaksanakan pada bulan Zulhijjah.
Ibadah haji wajib dilaksanakan bagi orang yang mampu.
Mampu biaya dan bekal di perjalanan.
Serta bekal bagi keluarga yang ditinggalkan.
Ibadah haji dilakukan di Mekah yang lamanya sekitar 40 hari.
Ibadah haji harus ikhlas agar menjadi haji mabrur.
Ibadah haji banyak manfaatnya, yaitu :
a. Haji itu bentuk ibadah kepada Allah Swt.
b. Kaum muslimin dapat berkumpul dan bertemu di suatu tempat dan menyembah kepada Allah Swt.
c. Kaum muslimin dapat saling mengenal dan menolong.



Tujuan Pembelajaran

1. membiasakan diri membaca basmalah;

2. membiasakan diri membaca hamdalah;

3. membiasakan diri bersikap santun;

4. membiasakan diri perilaku bersyukur;

5. melafalkan basmalah dengan lancar;

6. menyebutkan arti basmalah dengan benar;

7. melafalkan hamdalah dengan lancar;

8. menyebutkan arti hamdalah dengan benar;

9. memberikan contoh bersikap santun dengan tepat; dan

10. memberikan contoh cara bersyukur dengan tepat.


A. Membaca Basmallah

1. Lafal Bacaan Basmallah

Setiap mengawali kegiatan harus membaca basmallah.

Agar kegiatan yang dilakukan berjalan lancar.

Membaca basmallah harus dibiasakan sejak dini.

Agar menjadi kebiasaan baik dalam kehidupan setiap muslim.

Sebelum makan, berdo’a dulu dengan membaca basmallah.

Bagaimanakah lafal basmallah?

Apakah kamu sudah hafal lafalnya?

Berikut adalah lafal basmallah.

Bismillahir-rahmanir-rahim

Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Di sekolah, sebelum pelajaran dimulai, kita berdo’a. 

Berdo’a dilakukan dengan membaca basmallah.

Setiap kegiatan diawali bacaan basmallah.

2. Ar-Rahman dan Ar-Rahim

Lafal basmallah wajib dihafalkan dan dibaca umat Islam.

Dalam bacaan basmallah terdapat dua nama Allah Swt.

Dua nama tersebut adalah Ar-Rahman dan Ar-Rahim.

Ar-Rahman artinya Maha Pengasih.

Ar-Rahim artinya Maha Penyayang.

Ar-Rahman menunjukkan sifat Allah Maha Pengasih.

Ar-Rahim menunjukkan sifat Allah Maha Penyayang.

Allah Swt mengasihi semua makhluk-Nya.

Allah Swt menyayangi makhluk yang taat kepada-Nya.

Tujuan membaca basmallah sebelum memulai setiap kegiatan, yaitu :

a. Dapat memberikan banyak kebaikan kepada orang yang melafalkannya

b. Mengharap pertolongan Allah Swt.

c. Niat bahwa umat Islam melaksanakan kegiatan hanya untuk Allah Swt.

Dengan menyebut nama Allah Swt. Berarti umat Islam melaksanakan kegiatan untuk mendapatkan ridha Allah Swt.

B. Membaca Hamdalah

1. Lafal Bacaan Hamdalah

Mengawali kegiatan dengan melafalkan basmallah.

Mengakhiri kegiatan dengan melafalkan hamdalah.

Bagaimana lafal bacaan hamdalah?

Lafal bacaan hamdalah adalah sebagai berikut.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin

Artinya : Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Lafal hamdalah wajib dihafal dan dibaca umat Islam.

Setiap selesai kegiatan harus membaca hamdalah.

2. Fungsi Bacaan Hamdalah

Fungsi bacaan hamdalah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt.

Senantiasa bersyukur akan ditambah nikmat oleh Allah Swt.

Oleh karena itu, kita harus senantiasa bersyukur.

Sebaliknya, enggan bersyukur akan mendapat siksa dari Allah Swt di neraka.

Siksa Allah Swt sangatlah pedih.

C. Bersikap Santun

1. Bersikap Santun di Rumah

Anak salih dapat bersikap santun.

Santun artinya halus dan baik bahasa atau tingkah lakunya.

Misalnya, membaca basmallah saat berangkat sekolah.

Sebelum berangkat sekolah, berpamitan kepada ayah dan ibu.

Jangan lupa mencium tangan dan memohon doa restu.

Ibu adalah orang yang mengandung, melahirkan dan membesarkan kita.

Bapak memberi nafkah dan menyekolahkan kita.

Kita harus berbakti dan menghormati kepada orang tua.

Kita juga harus bersikap santun kepada orang tua kita.

Cara bersikap santun kepada orang tua, yaitu :

a. Jika dipanggil segera menjawab dan mendekat.

b. Bersikap sopan dan bertutur kata lemah lembut.

c. Membantu pekerjaan orang tua menurut kemampuan.

d. Mendoakan orang tua terutama sesudah selesai salat.

Cinta dari Allah Swt tergantung cinta orang tua.

Murka Allah Swt tergantung murka orang tua.

Kita harus berbuat baik kepada orang tua agar Allah Swt cinta kepada kita.

Kita tidak boleh menyakiti hati orang tua.

Menyakiti hati orang tua termasuk dosa besar.

Contoh perbuatan yang tidak boleh dilakukan kepada orang tua, yaitu :

a. Berkata kasar atau membentak orang tua.

b. Tidak patuh dan suka membantah nasihat orang tua.

c. Menyakiti hati orang tua  dengan kata-kata atau perbuatan.

d. Membuat jengkel dan marah terhadap orang tua.

2. Bersikap Santun di Sekolah

Kita harus selalu bersikap santun kepada siapa saja.

Bersikap santun harus dilakukan dimana saja dan kapan pun.

Di sekolah kita juga harus bersikap santun.

Kita juga harus hormat kepada guru.

Karena guru adalah orang yang berjasa mengajari kita membaca dan menulis.

Guru mendidik muridnya agar pintar dan salih.

Sepantasnya kita menghormati guru.

Kita harus taat kepada guru dengan belajar sungguh-sungguh, mematuhi nasihatnya, dan selalu mendoakannya.

Allah Swt menyayangi anak yang hormat kepada orang tua dan gurunya.

D. Mensyukuri Nikmat Allah Swt

1. Pengertian Bersyukur

Allah Swt memberikan nikmat kepada kita yang banyak.

Anggota tubuh dan rezeki termasuk nikmat.

Kita harus mensyukurinya.

Bersyukur artinya berterimakasih kepada Allah Swt.

Bersyukur adalah ibadah dan bentuk ketaatan kepada Allah Swt.

Dengan bersyukur, Allah Swt akan menambah nikmat-Nya.

Jika kufur nikmat, Allah Swt akan mencabut nikmat-Nya.

Nikmat Allah Swt sangat banyak.

Allah Swt memberi kita mata.

Dengan mata, kita bisa melihat pemandangan yang indah.

Allah Swt memberi kita telinga.

Dengan telinga, kita bisa mendengar nasihat orang tua dan guru.

Allah Swt memberi kita mulut.

Dengan mulut kita bisa membaca Al-Quran.

Dengan mulut kita bisa berbicara dengan teman.

Kita harus berbicara dengan baik.

Allah Swt memberi kita kaki untuk berjalan.

Kita harus menggunakan kaki untuk mengunjungi tempat-tempat yang baik.

Kebalikan dari bersyukur adalah kufur nikmat.

Kufur nikmat ialah mengingkari nikmat dari Allah Swt.

2. Cara Bersyukur

Cara bersyukur kepada Allah Swt ada tiga macam, antara lain yaitu :

a. Bersyukur dengan hati

Caranya : hati merasa senang atas nikmat Allah Swt.

Apa pun jenis nikmat itu selalu disyukuri.

b. Bersyukur dengan lisan

Dengan cara memuji kebesaran Allah Swt.

Karena telah memberikan nikmat yang banyak.

Orang yang telah menerima nikmat dari Allah Swt akan mengucapkan terimakasih.

Berterima kasih dengan mengucapkan hamdalah atau dengan sujud syukur.

c. Bersyukur dengan perbuatan

Caranya : memanfaatjab nikmat yang diperoleh dengan baik.

Misalnya mempunyai tubuh yang lengkap dan sempurna.

Digunakan untuk beribadah kepada Allah Swt.

Digunakan untuk menolong orang yang membutuhkan pertolongan.

Mempunyai harta digunakan untuk menyantuni orang yang tidak mampu.

Mempunyai uang jajan berlebih ditabung.



Tujuan Pembelajaran

1. mempercayai enam rukun iman;

2. membiasakan diri dengan sikap peduli;

3. membiasakan diri dengan sikap suka bekerja sama;

4. menjelaskan rukun iman dengan baik;

5. menyebutkan macam-macam rukun iman dengan benar;

6. menghafal enam rukun iman dengan lancar;

7. menyebutkan ciptaan Allah dengan benar;

8. menyebutkan pengertian rasul dengan benar; dan

9. membuat gambar pohon rukun iman dengan benar.

 

A. Pengertian Rukun Iman

Iman artinya percaya atau yakin.

Kamu wajib menghafal rukun iman.

Rukun iman artinya pokok-pokok keimanan.

Iman diyakini di dalam hati,

Iman diucapkan dengan lisan.

Iman diamalkan dengan perbuatan.

Jumlah rukun iman ada enam :

1. Iman kepada Allah

2. Iman kepada malaikat Allah

3. Iman kepada kitab-kitab Allah

4. Iman kepada rasul-rasul Allah

5. Iman kepada hari kiamat

6. Iman kepada qada dan qadar

B. Beriman kepada Allah

Rukun iman pertama adalah beriman kepada Allah Swt.

Iman kepada Allah Swt adalah meyakini keberadaan Allah Swt dan tidak menduakan (berbuat syirik).

Allah Swt adalah Tuhan kita.

Dunia dan isinya adalah ciptaan Allah Swt.

Kita yakin Allah Swt itu ada.

Allah Swt pencipta alam semesta.

Allah Swt menciptakan dunia dan isinya.

Allah Swt menciptakan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Banyak bukti ciptaan Allah Swt.

Allah Swt menciptakan lautan yang  sangat luas.

Allah Swt menciptakan gunung yang menjulang tinggi sekali.

Gunung ditumbuhi banyak pohon.

Allah Swt adalah Maha Pencipta.

Allah Swt menciptakan semua makhluk.

Kita harus percaya Allah Swt itu ada.

Allah itu Maha Kuasa.

Allah Maha Pengasih.

Allah memberi kenikmatan kepada Makhluk-Nya.

Hanya kepada Allah Swt kita harus menyembah.

Hanya kepada Allah Swt kita mohon pertolongan dan perlindungan.

Hanya kepada Allah Swt kita berdoa.

Kita harus mempercayai Allah Swt sepenuh hati.

Beriman kepada Allah Swt merupakan kewajiban umat Islam.

Orang yang beriman disebut mukmin.

Orang yang beriman akan dimasukkan ke dalam surga.

Sedangkan orang yang tidak beriman akan dimasukkan ke dalam neraka.

Di dalam neraka mendapatkan siksa dari Allah Swt.

Umat Islam harus senantiasa mengingat Allah Swt.

Cara untuk mengingat Allah Swt sebagai berikut.

1. Berzikir.

2. Membaca Al-Quran.

3. Salat atau melaksanakan ibdah lainnya.

4. Melaksanakan perintah Allah Swt.

5. Menjahui dan meninggalkan larangan allah Swt.

Ciri-ciri orang yang beriman kepada Allah Swt, yaitu :

1. Senantiasa melaksanakan perintah Allah Swt.

2. Menjahui dan meninggalkan larangan Allah Swt.

3. Rajin beribadah kepada Allah Swt.

C. Beriman kepada Rasul
Rukun iman keempat adalah iman kepada rasul Allah.
Siapa rasul itu?
Rasul berarti utusan Allah Swt.
Rasul manusia pilihan Allah Swt.
Rasul menerima wahyu Allah dan menyampaikan wahyu kepada umat-Nya.
Rasul bertugas menyampaikan wahyu.
Rasul membimbing umat ke jalan yang benar.
Rasul meyampaikan kabar gembira.
Rasul juga seorang nabi.
Kita wajib yakin kepada mereka.
Rasul pertama adalah Nabi Adam a.s.
Rasul terakhir adalah Nabi Muhammad saw.
Rasul menyeru kepada umat agar melakukan amal salih.
Karena amal salih adalah bekal menuju surga.
Rasul menyeru kepada umatnya jangan melakukan perbuatan buruk.
Karena amal buruk adalah dosa.
Perbuatan buruk akan menyebabkan seorang masuk neraka.
Nabi Muhammad saw panutan umat Islam.
Bersedekah adalah amal salih meneladani Nabi Muhamad saw.
D. Aku Cinta Allah dan Rasul-Nya
Manusia diciptakan Allah Swt dengan anggota badan yang sempurna.
Semua itu adalah karunia dari Allah Swt.
Allah Swt mencintai kita semua.
Kita harus mencintai Allah Swt dan Rasul-Nya.
Mencintai Allah Swt dengan rajin salat.
Mencintai Allah Swt dengan rajin belajar.
Mencintai Allah Swt dengan rajib mengaji.
Mencintai rasul dengan meneladani perilakunya.
Seperti sikap rendah hati, tidak sombong dan sederhana.
Lawan rendah hati adalah sombong.
Sombong artinya merasa lebih baik.
Sombong termasuk perbuatan setan.
Kita semua harus bersikap jujur.
Kejujuran membawa kebaikan.
Kebaikan menunjukkan jalan ke surga.
Sederhana artinya tidak berlebih-lebihan.
Maksudnya, tidak berlebihan dalam berbicara, makan, dan minum.
Allah Swt akan menguji orang yang beriman.
Contohnya para rasul Allah.
Para rasul mendapat berbagai ujian yang berat.
Tetapi mereka dapat mengatasinya.
Kita harus menjaga iman kita dengan baik.
Kita juga harus rajin beramal salih.
Rasul Allah bersifat Sidiq, Amanah, tablig, dan fatanah.
Ajaran para rasul waji kita percaya.
Percaya adanya rasul disebut iman kepada rasul Allah.




Tujuan Pembelajaran

1. membiasakan diri melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an;

2. memiliki sikap pemberani;

3. menjelaskan makna Al-Qur’an dengan benar;

4. melafalkan huruf hijaiah dengan fasih;

5. menyebutkan arti harakat dengan baik;

6. menyebutkan macam–macam harakat; dan

7. menghafalkan surah Al-Fatihah dengan lancar


Pendalaman Materi

A. Al-Quran Adalah Kitabku

Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam.

Al-Qur’an diwahyukan Allah Swt kepada Nabi Muhammad saw.

Al-Qur’an diwahyukan melalui malaikat Jibril.

Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia.

Al-Qur’an diturunkan ayat demi ayat dalam waktu lama.

Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur.

Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi manusia.

Kita wajib mempelajari dan mengamalkannya.

Membaca Al-Qur’an mendapat pahala.

Membaca Al-Qur’an disayang Allah Swt.

Kita harus gemar membaca Al-Qur’an.

B. Aku Tahu Huruf Hijaiyah

1. Mengenal Huruf Hijaiyah

Allah Swt menurunkan kitab suci Al-Qur’an.

Kitab Al-Qur’an menggunakan bahasa Arab.

Huruf yang digunakan untuk menulis Al-Qur’an disebut huruf Arab atau huruf Hijaiyah.

Huruf Hijaiyah berjumlah 29 huruf.

Agar mampu membaca dan menulis Al-Quran dengan baik dan benar, kita harus mengetahui huruf Hijaiyah.

Kamu harus tahu cara pelafalan maupun cara penulisannya.

Di dalam huruf Hijaiyah terdapat bunyi yang hampir sama.

Huruf hijaiyah mengalami perubahan bentuk ketika ditulis bersambung.

Penulisan huruf Hijaiyah dan huruf latin tidaklah sama.

Keduanya memiliki perbedaan dalam penulisan.

Huruf hijaiyah ditulis dari kanan ke kiri.

Sedangkan huruf latin ditulis dari kiri ke kanan.


2. Lafal Huruf Hijaiyah

Berikut adalah huruf-huruf Hijaiyah yang digunakan untuk menulis Al-QuranC. Aku Tahu Harakat

Harakat adalah tanda baca huruf Hijaiyah.

Harakat berguna untuk membunyikan huruf Hijaiyah.

Berikut beberapa macam harakat.

1. Harakat Fathah

Harakat Fathah adalah tanda baca berupa garis di atas huruf.

Bunyi dasar ‘A”.

Simbol harakat Fathah adalah  ( _َ)

Contoh :

2. Harakat Kasrah

Harakat kasrah adalah tanda baca berupa garis di bawah huruf.

Bunyi dasar “I”.

Simbol harakat Kasrah adalah

Contoh :

3. Harakat Dammah

Harakat dammah adalah tanda baca seperti wau kecil di atas huruf Arab.

Bunyi dasar ‘U”.

Simbol harakat dammah adalah

Contoh :

D. Aku Hafal Surah Al-Fatihah

1. Mengenal Al-Qur’an Surah Al-Fatihah

Al-Quran diawali dengan surah Al-Fatihah.

Surah Al-Fatihah adalah surah pertama dalam Al-Quran.

Surah Al-Fatihah wajib dibaca pada setiap rakaat salat.

Surah Al-Fatihah terdiri dari tujuh ayat.

Surah Al-Fatihah disebut juga Ummul Quran (induk Al-Quran).

Surah Al-Fatihah disebut juga Ummul Kitab (induk kitab).

Karena Al-Fatihah adalah merupakan induk dari semua isi Al-Quran.

Al-Fatihah artinya pembukaan, yaitu surah pembuka dari seluruh surah Al-Quran.

Surah Al-Fatihah diturunkan di Mekah.

Surah Al-Fatihah diturunkan sebelum Rasulullah saw hijrah ke Madinah.

Oleh karena itu, surah Al-Fatihah termasuk golongan surah Makiyah.

2. Lafal Surah Al-Fatihah
Sebelum membaca Al-Quran, umat Islam disunahkan membaca ta’awuz.
Lafal ta’awuz adalah sebagai berikut.

3. Isi Kandungan Surah Al-Fatihah

Al-Quran diwahyukan Allah Swt sebagai pedoman hidup manusia.
Oleh karena itu, di dalam Al-Quran terdapat banyak petunjuk yang diberikan Allah Swt, yaitu petunjuk kepada manusia untuk diikuti.
Salah satu petunjuk tersebut terdapat di dalam surah Al-Fatihah.
Surah Al-Fatihah berisi doa dan pujian kepada Allah Swt.
Surah Al-Fatihah juga berisi petunjuk ke jalan yang lurus.
Adapun isi petunjuk atau kandungan surah Al-Fatihah adalah sebagai berikut.
a. Kasih sayang Allah Swt kepada hamba-Nya.
b. Janji manusia bahwa hanya akan menyembah Allah Swt dan hanya memohon pertolongan kepada Allah Swt.
c. Doa manusia yaitu mohon petunjuk kepada Allah Swt untuk ditunjukkan jalan yang lurus.
d. Adapun jalan lurus yang dimaksud adalah jalan orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah Swt dan bukan jalan orang-orang yang dimurkai Allah Swt, maupun jalan orang-orang yang sesat.
Mengamalkan surah Al-Fatihah di antaranya sebagai berikut.
a. Meyakini bahwa Allah Swt senantiasa menyayangi dan mengasihi hamba-Nya.
b. Menepati janji kepada Allah Swt yaitu hanya menyembah kepada-Nya, juga tidak menyekutukannya dengan sesuatu yang lain.
c. Melaksanakan semua perintah-Nya serta menjahui segala larangan-Nya.
d. Senantiasa berdoa kepada Allah Swt agar diberikan petunjuk oleh Allah Swt sehingga dapat meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.